Sunday, November 20, 2016

SISTEM PAKAR



Sistem pakar adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi

Ciri ciri sistem pakar adalah sebagai berikut :
- memiliki informasi yang handal.
- mudah dimodifikasi.
- dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
- memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi

Tujuan sistem pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar).

Komponen sistem pakar :
- Basis Pengetahuan (Knowledge Base) Basis pengetahuan merupakan inti dari suatu sistem pakar, yaitu berupa representasi pengetahuan dari pakar
- Mesin Inferensi (Inference Machine) Mesin inferensi berperan sebagai otak dari sistem pakar. Mesin inferensi berfungsi untuk memandu proses penalaran terhadap suatu kondisi, berdasarkan pada basis pemberitahuan yang tersedia.
- Basis Data (Data Base) Basis data terdiri atas semua fakta yang diperlukan, dimana fakta fakta tersebut digunakan untuk memenuhi kondisi dari kaidah kaidah dalam sistem.
- Antarmuka Pemakai (User Interface) Fasilitas ini digunakan sebagai perantara komunikasi antara pemakai dengan komputer.

Bentuk bentuk sistem pakar.
- Mandiri : Mandiri disini merupakan sistem pakar yang murni berdiri sendiri, tidak digabung dengan software lain, dan dapat dijalankan pada komputer sendiri (pribadi).
- Terkait : Sistem pakar yang digunakan merupakan bagian dari program yang lebih besar yang menggunakan teknik algoritma yang bisa dimanfaatkan setiap kali dibutuhkan.
- Terhubung : Sistem ini dapat terhubung dengan software lain.
- Sistem Mengabdi : Komputer yang diabdikan kepada fungsi tunggal. Dengan menggunakan sistem ini dapat membantu menganalisa data dan membuat keputusan.

Penerapan Sistem Pakar :
- Bidang Kedokteran
· MYCIN berfungsi untuk merekam diagnose yang berakitan dengan infeksi pada darah.
· PUFF digunakan untuk mengukur dari fungsi paru paru.
· BODY CT (CT SCAN) Suatu alat yang digunakan untuk mendapatkan gambaran dari berbagai        sudut kecil dari tulang tengkorak dan otak.

- Bidang Pendidikan
Studi sistem pakar untuk proses belajar Fisika yang dilakukan oleh dosen Fisika yang menempuh S2   disalah satu perguruan tinggi di Jakarta, Ia melakukan studi ini karena Fisika merupakan ilmu yang sangat fundamental yang menjadi dasar sains dan teknologi.

- Bidang Bisnis
· Sistem pakar pembelian
· Sistem pakar mengenai suku cadang mesin percetakan
· Sistem pakar mengenai konsultasi bantuan kredit bank
· Sistem pakar mengenai strategi perencanaan perusahaan.

- Bidang Psikologi
Sistem pakar yang diterapkan pada bidang ini yaitu sistem pakar yang digunakan untuk menentukan jenis gangguan perkembangan pada anak. Oleh karena itu dibangun suatu sistem pakar yang dapat membantu psikologi anak yaitu dengan menggunakan metode Certainty Factor (CF).

- Bidang Pertanian
Sistem pakar yang digunakan untuk mengidentifikasi penyakit pada suatu tanaman, sistem ini berguna untuk membantu petani dalam mengingat jenis jenis penyakit atau hama yang merusak tumbuhan.

- Eksplorasi Alam
Sistem pakar yang digunakan pada bidang eksplorasi alam sangat bayak diantaranya :
1. Sistem yang mendeteksi kandungan minyak bumi, emas, almunium, tembaga, batu bara dll.
2. Sistem yang digunakan untuk mengambil keputusan apakah terdapat resiko resiko yang dihadapi jika melakukan penambangan.
3. Sistem yang digunakan untuk menentukan apakah suatu daerah sangat berbaya jka dilakukan penambangan.

- Kecerdasan Buatan (Artifical Intelligence)
Sistem ini dibuat untuk mengetahui dan memodelkan proses proses berfikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.

- Manufacture
Sistem pakar yang dipakai dalam bidang Manufacture adalah Wood Truss Fabrication Application merupakan contoh sistem pakar dalam proses perencanaan. Sistem ini dibuat dengan menggunakan shell Sistern pakar SPS (Semi Intelligent Process Selector).

Contoh sistem pakar yang sudah ada :
- Sistem Pakar Untuk Mengidentifikasi Gizi Buruk Pada Anak Berbasis Web (Metode Inferensi Forward Chaining)
- Sistem Pakar Konsultasi Siswa Bermasalah (Metode Depth First Search)
- Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Penyakit Kulit Wajah Berbasis Mobile
- Rancang Bangun Sistem Pakar Menentukan Penyakit Tanaman Kakao Menggunakan Metode Forward Chaining Berbasis WAP
- Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Infeksi Virus Pada Anak Menggunakan Metode Forward Chaining Dan Certainty Factor
- Sistem Pakar Diagnosis Kerusakan Pada Televisi Berwarna (Metode Inferensi Forward Chaining Dan Backward Chaining)
- Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Pada Sistem Computer (Metode Inferensi Forward Chaining Dan Backward Chaining)
- Sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit alopesia pada manusia (Metode Inferensi Forward Chaining)

Keuntungan sistem pakar :
    

Sunday, November 13, 2016

OpenGL (OPEN GRAPHICS LIBRARY)


OpenGL adalah spesifikasi standar yang mendefinisikan sebuah lintas bahasa. OpenGL sendiri merupakan bagian dari API (Application Programing Interface) yang untuk mengembangkan aplikasi yang menghasilkan grafis/mendefinisikan gambar 2D dan 3D pada komputer. OpenGL dikembangkan oleh Silicon Graphics Inc pada tahun 1992 yang secara luas digunakan dalam CAD, Visualisasi Ilmiah, Visualisasi Informasi, dan Simulasi Penerbangan. OpenGL juga digunakan dalam video game, yang mana bersaing dengan Direct3D yang dikembangkan oleh perusahan Microsoft Inc.



CARA MEMBUAT GARIS VERTIKAL, HORIZONTAL, DIAGONAL DENGAN OpenGL +JAVA




Sebelum membuat Program siapkan Tools yang akan digunakan diantaranya :




- Java Development Kits (JDK) 

Merupakan tools yang digunakan untuk mengembangkan dan menjalankan aplikasi Java pada Operasi Sistem Windows. Tanpa JDK tidak bisa menjalankan dan mengkompilasi aplikasi Java apapun. 
Download : klik



- Java IDE (NetBeans) 

Untuk IDE bebas menggunakan apa saja boleh Eclipse, Jcreator, BlueJ asalkan library yang digunakan support dengan IDE tersebut. 
Download : klik



- LWGJL (LightWeight Java Game Library) 

Tempat library untuk grafis 3D diatas platform Java yang berdasarkan pada OpenGL. 
Download : klik 



- Step untuk Install OpenGL pada NetBeans dapat dilihat : 

https://drive.google.com/file/d/0B8ZN4tdkY7J8NmJ3MGpIUWtLYmM/view?usp=sharing



- Source Code dan Logika Program Garis dapat dilihat : 

https://drive.google.com/file/d/0B8ZN4tdkY7J8TlBScC1HTDQ5TTQ/view?ts=582876a0



- Untuk Program Jadi dapat diunduh langsung di : 

https://drive.google.com/file/d/0B8ZN4tdkY7J8ZDZiS2RoSURucnM/view?ts=582878e0




    

Sunday, October 30, 2016

METODOLOGI SISTEM CERDAS


Kecerdasan adalah kemampuan sistem untuk menghitung, memahami alasan, memahami hubungan dan analogi, belajar dari pengalaman, menyimpan dan mengambil informasi dari memori, memecahkan masalah, memahami ide-ide yang kompleks, menggunakan bahasa alami lancar, mengklasifikasikan, menggeneralisasi, dan beradaptasi dengan situasi baru. Kecerdasan sendiri mempunyai bagian bagian diantaranya :
- Kecerdasan Linguistik
- Kecerdasan Logika & Matematika
- Kecerdasan Spasial
- Kecerdasan Musikal
- Kecerdasan Interpersonal
- Kecerdasan naturalis
- Dll

Metodologi sendiri adalah ilmu ilmu yang mempelajari bagaimana caranya memperoleh kebenaran, untuk mendapatkan kebenaran tersebut perlu yang namanya pengkajian dan fakta yang ada untuk mendapatkan kebenaran tersebut.

Jadi maksud dan tujuan dari Metodologi sistem cerdas adalah membuat suatu atau mengaplikasikan lingkup sistem menjadi saling terhubung satu sama lain dengan cara membuat sistem cerdas yang mana sistem ini saling bekerja untuk mempermudah segala sesuatu. Salah satu contoh pengaplikasian atau peneraman dari metodologi sistem cerdas adalah:
- IOT (Internet Of Things)


Ref :
https://id.wikipedia.org/wiki/Metodologi
    
    

KONSEP TEKNOLOGI SISTEM CERDAS





Konsep Teknologi adalah cara penerapan secara terorganisir teknologi dan terapannya secara sistematis ke dalam hal-hal yang lebih sederhana dan bersifat praktis.

Sistem Cerdas adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem.

Jadi, Konsep teknologi sistem cerdas adalah cara penerapan teknologi secara sistematis ke dalam hal-hal yang lebih sederhana dan bersifat praktis dengan sistem yang dapat mengadopsi sebagian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem.


Ref : 
    

Tuesday, June 7, 2016

SOFTWARE POINT OF SALE PURCHASING

Floreant POS 


Adalah touch sreen platform menawarkan User Interface sederhana dirancang untuk kafe dan restoran kecil. Software memiliki sistem menu makanan dikonfigurasi yang dapat di kategorikan menjadi menu Kategori Makanan, Grup, Produk dan menu edit. Florenat POS juga memiliki fitur mudah untuk dikonfigurasi dengan Pajak, Diskon, Payroll, kiat-Server, pilihan Lacitarik. Memiliki Laporan canggih termasuk laporan penjualan per jam dan laporan penjualan secara rinci. Floreant POS dianjurkan karena memiliki komunitas forum yang aktif dan ketersediaan dukungan komersial yang telah dirilis di bawah MRPL,

Pedoman untuk instalasi :
Untuk menjalankannya disistem anda harus terinstall Java SDK. File yang didownload tadi diekstrak
1. Untuk Windows, jalankan dulu start-server.bat, lalu kemudian floreantpos.bat
2. Untuk linux, jalankan dulu start-server.sh, lalu floreantpos.jar melalui terminal java -jar floreantpos.jar

Fitur yang didapatkan :
- Food server Touch screen activities : untuk membuat pemesanan, Edit, Merge, Split, Void, Pembayaran tiket. Can be used for restaurants, drive through, carry out or home delivery.

- Manager facilities : Untuk mengoperasikan Drawer Pull, Drawer bleed, Kartu kredit, Pembayaran & laporan penerimaan di printer.

- Kitchen Print : Rute instruksi untuk order dapur yang diterima. Melacak pemborosan dan menetapkan printer Dapur khusus untuk terminal yang berbeda.

- Back Office : Menyediakan antarmuka yang Ramah untuk mengelola Menu Makanan, Paket Khusus, Beverates, Modifers, instruksi Memasak, dapat mengedit perubahan harga dan diskon.

- Cash Terminals : Dapat menangani kombinasi jenis pembayaran dalam tunai ataupun kredit. Secara otomatis menghitung Diskon dalam persen dengan jumlah yang tetap dan dapat diset dengn kartu diskon maupun kupon.

- MIS Reports : Dapat diset standar laporan keuangan termasuk ringkasan Penjualan dan laporan perinciannya, laporan pendapatan per Jam, melaporkan Tips dari konsumen, laporan cash dan laporan kartu kredit.

- Robust Technology: Client Server POS didukung oleh Java DB / Apache Derby, Jawa, Hibernate dan JavaPOS API. Floreant POS telah diuji pada beberapa terminal berjalan di Windows, Linux dan Mac 10.x

Hasil Screenshot dari penggunaan Program tersebut :






daftar pustaka : http://www.baliwebgratis.com/2013/06/10-aplikasi-pos-point-of-sale-gratis.html

    

SOFTWARE POINT OF SALE ACCOUNTING

MYOB Software
MYOB (Mind Your Own Business) adalah sebuah software akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang dibuat secara terpadu (integrated software). Dikembangkan pertama kali oleh MYOB Limited Australia dan sekarang telah dikembangkan di negara-negara lain seperti Amerika, Kanada, Selandia Baru dan lainnya. Hingga kini telah diterbitkan MYOB Accounting, MYOB Premier, dan MYOB Basic Business, MYOB Accounting Plus dan MYOB Just Invoice dengan berbagai versi.

Fitur yang disediakan oleh MYOB :

MYOB dibuat sebagai gabungan beberapa modul yang disajikan dalam satu paket. Beberapa modul (fitur) gabungan yang disediakan oleh MYOB yang kemudian digabung salah satu form yang disebut dengan Command Center sebagai berikut :

- Accounts
Menyediakan fitur Account List, Record Journal Entry.

- Banking
Menyediakan fitur Spend Money, Receive Money, Bank Register, Reconcile Account, Prepare Bank Deposit, Print Cheque.

- Sales
Menyediakan fitur Sales Register, Enter Sales, Receive Payment, Print Invoice.

- Time Billing
Menyediakan fitur Activities List, Enter Activity Slip, Prepare Time Billing Invoice, Activity Log.

- Purchases
Menyediakan fitur Purchases Register, Enter Purchases, Print Purchase Order.

- Inventory
Menyediakan fitur Item Register, Item List, Set Item Prices, Count Inventory, Adjust Inventory, Transfer Inventory, Auto Build Inventory.

- Card File
Menyediakan fitur Card List seperti Customer, Supplier, Employee, Personal.

Installation Guide :

1. Pertama kali kita klik dua kali aplikasi MYOB V.18...






2. Setelah klik dua kali akan muncul kotak dialog berupa Preparing to install....






3. Klik next untuk melanjutkan...akan muncul lagi kotak dialog seperti berikut... :)






4. Kemudian dilanjutkan next lagi...muncul "Licence Agreement", yaitu perjanjian persetujuan





pilih aja pilihan pertama...karena intinya menyetujui perjanjian tersebut ^_^


5. Setelah next mucul kotak dialog "Install Type"....pilih aja Typical, klik next lagi






6. Setelah next muncul kotak dialog " Select Program Folder"...berupa dimana kita akan menyimpan
program tersebut






7. Habis next muncul lagi kotak dialog Start Copying File...klik next lagi






lalu muncul tampilan....Removing Applications






8. Setelah selesai akan muncul kotak dialog seperti berikut...klik finish :)


MYOB v18 telah terinstall......kalau mau menggunakan aplikasi ini jangan lupa untuk
me-restart dahulu komputer atau laptop tersebut

daftar pustaka : https://myobindonesia.wordpress.com
    

Tuesday, May 10, 2016

APPLICATION SERVICE LIBRARY



Aplikasi Layanan Perpustakaan (ASL) adalah kerangka kerja domain publik dari praktik terbaik yang digunakan untuk standarisasi proses dalam Aplikasi Manajemen, disiplin memproduksi dan memelihara sistem informasi dan aplikasi. Istilah "perpustakaan" digunakan karena ASL disajikan sebagai satu set buku yang menggambarkan praktek-praktek terbaik dari industri TI. Hal ini dijelaskan dalam beberapa buku dan artikel (banyak dari mereka hanya tersedia dalam bahasa Belanda) dan di situs resmi ASL BiSL Foundation.

ASL erat terkait dengan kerangka kerja ITIL (IT Service Management) dan BiSL (Manajemen Informasi dan Manajemen Fungsional) dan Capability Maturity Model (CMM).

Kerangka ASL dikembangkan karena ITIL, dipeluk oleh departemen infrastruktur TI, terbukti tidak memadai untuk Manajemen Aplikasi: pada waktu itu, ITIL tidak memiliki pedoman khusus untuk aplikasi desain, pengembangan, pemeliharaan dan dukungan. versi ITIL baru, terutama V3, semakin membahas Pengembangan Aplikasi dan Aplikasi Manajemen domain; ASL BiSL Foundation telah menerbitkan sebuah kertas putih membandingkan ITIL v3 dan ASL.

ASL dikembangkan pada akhir tahun sembilan puluhan di Belanda, awalnya sebagai model R2C proprietary, yang berkembang menjadi ASL pada tahun 2000. Pada tahun 2001 itu disumbangkan oleh IT Service Provider PinkRoccade ke ASL Foundation, sekarang ASL BiSL Foundation. Versi ASL2 diterbitkan pada tahun 2009.

Cakupan ASL

ASL2 ini dimaksudkan untuk mendukung Manajemen Aplikasi dengan menyediakan alat-alat. Dua kategori utama bantu didefinisikan:
Deskripsi dari proses untuk Manajemen Aplikasi. Ditambah penggunaan praktek-praktek terbaik
terminologi standar, menghindari perangkap berbicara tentang topik yang berbeda saat menggunakan kata-kata yang sama.
Tujuan dari ASL adalah untuk membantu dalam profesionalisasi Manajemen Aplikasi.
Ada 4 proses dalam cluster Dukungan Aplikasi. Proses dalam cluster Organisasi Layanan mendukung penggunaan sehari-hari dari sistem informasi. Proses dalam cluster ini adalah:

- Use Support

- Configuration Management

- IT Operation Management

- Continuity Management


Framework ASL
Pendukungkan terhadap proses bisnis menggunakan sistem informasi untuk siklus hidup
dari proses bisnis,
1. Perspektif mendukung proses bisnis menggunakan sistem informasi.
Ini berarti menjaga aplikasi dan berjalan dan memastikan bahwa mereka mendukung organisasi
kegiatan sehari-hari. Secara praktis, ini melibatkan menyediakan layanan terus menerus dengan membuat perusahaan

2. Siklus hidup proses bisnis
Organisasi berkembang, lingkungan dan pasar berubah. Untuk terus berfungsi secara optimal, sistem informasi pendukung harus tumbuh dengan organisasi. Ini melibatkan meningkatkan aplikasi untuk saat ini dan masa depan teknis dan persyaratan fungsional. Proses aplikasi yang berhubungan umumnya account untuk sebagian besar
    

SOFTWARE MAINTENANCE MATURY MODEL

Merupakan sebuah penilaian terhadap suatu fungsi perawatan perangkat lunak dengan mengusulkan perbaikan standar pemeliharaan perangkat lunak dan memperkenalkan model model yang diusulkan. Software Maintenance Matury Model, disamping memelihara perangkat lunak SSMM (Software Maintenance Matury Model) juga berfungsi untuk menjaga struktur suatu software. Hal ini dirancang untuk digunakan sebagai pelengkap suatu model software. Berdasarkan pada pengalaman SSMM mempunyai pemeliharan berstandar Internasional, pengalaman praktisi yang handal dan memiliki model tujuan, ruang lingkup, arsitektur.

Software Maintenance Matury Model memiliki 4 kegiatan utama diantaranya :

1. Software Maintenance
Merupakan konteks pemeliharaan hal ini penting untuk memahami ruang lingkup pemeliharaan suatu software dimana pengelola software bekerja setiap hari. Dalam SSMM software maintenance terdapat 2 tugas diantaranya :

- Software Maintenance Process Management dimana tujuan utamanya adalah untuk mengumpulkan temuan proses pemeliharaan, fokus terhadap dokumentasi dan standarisasi proses, membuat persyaratan, rencana dan lain lain. Sedangkan

- Software Maintenance Request Management tujuan utamanya untuk memonitoring , menjalankan perencanaan pemeliharaan, mengatasi dampak, dan melanjutkan rencana yang disetujui serta memantau dan mengendalikan permintaan layanan.




2. Aspek Kegiatan Maintenance

Adalah aspek-aspek penting dalam menjalankan fungsi, perawatan yang dilakukan secara terorganisir :
- Penyusunan secara struktural kegiatan perawatan yang akan dijalankan.

- Penyususan sistem perawatan.

- Kegiatan pengontrolan dan pencatatan

- Penerapan sistem perawatan dan pencatatan.

- Pemeriksaan (Operasional, Pemberhentian)

- Pemilihan komponen/suku cadang
Disisi lain faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam penyusunan adalah melihat ruang lingkup yang ada.




3. Maintenance Activity

Memposting tugas produksi atau pasca pasar dilakukan oleh tim dukungan produk untuk memperbaiki masalah pengguna, pasar dan produksi. Biasanya terjadi ketika suatu barang atau jasa diluncurkan ke masyarakat pelanggan.


4. Teknik-Teknik Maintenance

Merupakan suatu pemeliharaan, perawatan. Ada banyak macam tekniknya diantaranya :
- Preventive Maintenance
Preventive Maintenance merupakan tindakan pemeliharaan yang terjadwal dan terencana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi masalah-masalah yang dapat mengakibatkan kerusakan pada komponen/alat dan menjaganya selalu tetap normal selama dalam operasi.

- Predictive Maintenance
Predictive Maintenance merupakan perawatan yang bersifat prediksi, dalam hal ini merupakan evaluasi dari perawatan berkala (Preventive Maintenance). Pendeteksian ini dapat dievaluasi dari indikaktor-indikator yang terpasang pada instalasi suatu alat dan juga dapat melakukan pengecekan vibrasi dan alignment untuk menambah data dan tindakan perbaikan selanjutnya.

- Breakdown Maintenance
Breakdown Maintenance merupakan perbaikan yang dilakukan tanpa adanya rencana terlebih dahulu. Dimana kerusakan terjadi secara mendadak pada suatu alat/produk yang sedang beroperasi, yang mengakibatkan kerusakan bahkan hingga alat tidak dapat beroperasi.

- Corrective Maintenance
Corrective Maintenance merupakan pemeliharaan yang telah direncanakan, yang didasarkan pada kelayakan waktu operasi yang telah ditentukan pada buku petunjuk alat tersebut. Pemeliharaan ini merupakan ”general overhaul” yang meliputi pemeriksaan, perbaikan dan penggantian terhadap setiap bagian-bagian alat yang tidak layak pakai lagi, baik karena rusak maupun batas maksimum waktu operasi yang telah ditentukan.

daftar pustaka
https://www.researchgate.net/publication/262408549
    

Monday, May 9, 2016

CONTROL OBJECTIVE FOR INFORMATION AND RELATED TECHNOLOGY




Control Objective for Information and related Technology, disingkat COBIT, adalah suatu panduan standar praktik manajemen teknologi informasi yang dapat membantu memudahkan para pelaku bisnis untuk memahami resiko resiko IT yang terdapat bisnis, sehingga dapat menjembatani antara system IT dengan dunia Bisnis sehingga dapat memaksimalkan keuntungan. Standar COBIT dikeluarkan oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA.

COBIT merupakan standar yang dinilai paling lengkap dan menyeluruh sebagai framework IT audit karena dikembangkan secara berkelanjutan oleh lembaga swadaya profesional auditor yang tersebar di hampir seluruh negara. Dimana di setiap negara dibangun chapter yang dapat mengelola para profesional tersebut.

4 Cakupan domain yang terdapat dalam Cobit :

1. Perencanaan dan Organisasi (plan and organise)
    Domain ini menitikberatkan pada proses perencanaan dan penyelarasan strategi TI dengan strategi perusahaan.

2. Pengadaan dan Implementasi (acquire and implement)
    Domain ini berkaitan dengan implementasi solusi IT dan integrasinya dalam proses bisnis organisasi untuk mewujudkan strategi TI, juga meliputi perubahan dan maintenance yang dibutuhkan system.

3. Pengantaran dan Dukungan (deliver and support)
    Domain ini mencakup proses pemenuhan layanan IT, keamanan sistem kontinyuitas layanan, pelatihan dan pendidikan untuk pengguna, dan pemenuhan proses data yang sedang berjalan.

4. Pengawasan dan Evaluasi (monitor and evaluate)
    Domain ini berfokus pada masalah kendali-kendali yang diterapkan dalam organisasi.

Daftar Pustaka : liapsa.staff.gunadarma.ac.id/
    

Tuesday, April 12, 2016

TEKNOLOGI & SISTEM YANG MENGGUNAKAN MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI


  • Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
  • Sistem Informasi Penjualan 
  • Sistem Informasi Akutansi
  • Sistem Informasi Analisis Keuangan
  • Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
  • Sistem Informasi Manajemen Perkantoran
  • Sistem Informasi Manajeman Persediaan Barang
  • Sistem Informasi Teknik 
  • Sistem Manajemen Pemasaran
    
    

INFORMATION TECHNOLOGY INFRASTRUCTURE LITERATURE

  • Adalah suatu rangkaian konsep dan teknik pengelolaan infrastruktur, pengembangan infrastruktur, serta operasi teknologi informasi, jadi ITIL memberikan deskripsi detail tentag beberapa praktik TI penting TI.



Pustaka :
-https://id.wikipedia.org/wiki/ITIL
    

MANAJEMEN LAYANAN SISTEM INFORMASI



Manajemen :

  • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
  • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari pertempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
  • Pengambilan Keputusan, proses pemilihan di antara berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaan dan pengendalian. Manajer harus memilih di antara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih. Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.


Layanan :

  • Menurut Eko Suhartanto Layanan merupakan visualisai dan perwujudan dari peluang yang memungkinkan apa yang kita rasakan sebagai peluang bisa dinikmati orang lain.


Sistem Informasi :

  • Merupakan kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi tersebut untuk mendukung operasi manajemen.

jadi Manajemen Layanan Sistem Informasi adalah sesuatu pengolaan Sistem Teknologi Informasi yang terpusat dan saling berkaitan, berinteraksi dengan sistem lain yang ada dalam sebuah perusahaan. 



Pustaka :
-https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi
-https://carapedia.com/pengertian_definisi_layanan_info2148.html


    

Monday, January 11, 2016

DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI


Struktur adalah cara sesuatu disusun atau dibangun Organisasi adalah suatu wadah berkumpulnya minimal dua orang untuk mencapai sebuah tujuan.
Struktur Organisasi adalah suatu susunan dan hubungan antara tiap bagian secara posisi yang ada pada perusahaaan dalam menjalin kegiatan operasional untuk mencapai tujuan.
Struktur Organisasi adalah bagaimana pekerjaan dibagi, dikelompokkan, dan dikoordinasikan secara formal..
DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI
Empat desain keputusan (pembagian kerja, pendelegasian kewenangan, pembagian departemen, dan rentang kendali) menghasilkan struktur organisasi, Para peneliti dan praktisi manajemen berusaha untuk mengembangan pemahaman mengenai hubungan antar struktur dan kinerja, sikap, keefektifan, dan variabel lainnya. Secara umum, gambaran mengenai struktur meliputi formalisasi, sentralisasi, dan kerumitan.
1.      Formalisasi
Formalisasi mengacu derajat dimana segala harapan mengenai cara dan tujuan pekerjaan dirumuskan, ditulis dan diberlakukan. Suatu organisasi yang sangat formal, akan memuat prosedur dan aturan yang ketat dalam setiap kegiatan / pekerjaan di dalam organisasi. Dengan demikian, semakin formal suatu organisasi, maka semakin ketat pula aturan dan prosedur kerja. Formalisasi merupakan hasil dari spesialisasi kerja yang tinggi, pendelegasian kewenangan yang tinggi, pembagian departemen berdasarkan fungsi, dan luasnya rentang kendali.
2.      Sentralisasi
Sentralisasi merupakan dimensi struktur organisasi yang mengacu pada derajat dimana kewenangan untuk mengambil keputusan dikuasai oleh manajemen puncak. Hubungan sentralisasi dengan empat desain keputusan adalah sebagai berikut : Semakin tinggi spesialisasi kerja, semakin besar sentralisasi, Semakin sedikit kewenangan yang didelegasikan, semakin besar sentralisasi, Semakin besar penggunaan departemen berdasarkan fungsi, semakin besar sentralisasi, Semakin luas rentang kendali, semakin besar sentralisasi.
3.      Kerumitan
Kerumitan (complexity) adalah suatu struktur organisasi yang mengacu pada jumlah pekerjaan atau unit yang berbeda dalam organisasi.

DEPARTEMENTALISASI

1.      Pengertian Departementalisasi
Departementalisasi adalah proses penentuan cara bagaimana kegiatan yandikelompokkan. Beberapa bentuk departementalisasi sebagai berikut :
a.       Fungsi
b.      Produk atau jasa
c.       Wilayah
d.      Langganan
e.       Proses atau peralatan
f.       Waktu
g.      Pelayanan
h.      Alpa – numeral
i.        Proyek atau matriks

2.      Departementalisasi Fungsional
Departentalisasi fungsional mengelompokkan fungsi – fungsi yang sama atau kegiatan – kegiatan sejenis untuk membentuk suatu satuan organisasi.
Organisasi fungsional ini barangkali merupakan bentuk yang paling umum dan bentuk dasar departementalisasi. kebaikan utama pendekatan fungsional adalah bahwa pendekatan ini menjaga kekuasaan dan kedudukan fungsi- funsi utama, menciptakan efisiensi melalui spesialisasi, memusatkan keahlian organisasi dan memungkinkan pegawai manajemen kepuncak lebih ketat terhadap fungsi-fungsi.
Pendekatan fungsional mempunyai berbagi kelemahan. struktur fungsional dapat menciptakan konflik antar fungsi-fungsi, menyebabkan kemacetan-kemacetan pelaksanaan tugas yang berurutan pada kepentingan tugas-tugasnya, dan menyebabkan para anggota berpandangan lebih sempit serta kurang inofatif.

3.      Departementalisasi Divisional
Organisasi Divisional dapat mengikuti pembagian divisi-divisi atas dasar produk, wilayah (geografis), langganan, dan proses atau peralatan. Struktur organisasi divisional atas dasar produk. setiap departemen bertanggung jawab atas suatu produk atau sekumpulan produk yang berhubungan (garis produk). Divisionalisasi produk adalah pola logika yang dapat diikuti bila jenis-jenis produk mempunyai teknologi pemrosesan dan metoda-metoda pemasaran yang sangat berbeda satu dengan yang lain dalam organisasi. Sturktur organisasi divisional atas dasar wilayah. Departementalisasi wilayah , kadang-kadang juga disebut depertementalisasi daerah , regional atau geografis , adalah pengelompokkan kegiatan-kegiatan menurut tempat dimana operasi berlokasi atau dimana satuan-satuan organisasi menjalankan usahanya.
Kebaikan-kebaikan struktur organisasi divisional dapat diperinci sebagai berikut:
a.       Meletakkan koordinasi dan wewenang yang diperlukan pada tingkat yang sesuai bagi pemberian tanggapan yang cepat.
b.      Menempatkan pengembangan dan implementasi strategi dekat dengan lingkungan divisi yang khas.
c.       Tempat latihan yang baik bagi para manager strategik.
Kelemahah-kelemahan sturktur divisional secara lebih terperinci :
a.       Masalah duplikasi sumberdaya dan peralatan yang tidak perlu.
b.      Dapat menimbulkan tidak konsistennya kebijakan antara divisi-divisi.
Perusahaan yang melekukan departentalisasi diuntungkan dengan pembagian control dan koordinasi pada perusahaan tersebut. Wilayah kekuasaan dan tanggung jawab dipersempit sehingga untuk memimpinnya menjadi lebih mudah.
Departementalisasi sendiri dibagi atas beberapa macam yaitu :
a.       Departementalisasi berdasarkan pelanggan.
Maksudnya perusahaan akan melakukan pembagian penjualan produk ke pelanggan,biasanya ada yang bagian produk laki-laki ataupun perempuan atau tua dan muda. Contohnya adalah pembagian penjualan produk Rexona ada pembagian untuk produk remaja, laki-laki , perempuan ataupun yang xtra berkeringat. Dengan dilakukannya pembagian ini penjualan akan lebih tepat sasaran dan efisien.
b.      Departementalisasi berdasarkan produk.
Maksudnya perusahaan akan mengelompokan departemen sesuai dengan kelompok produk yang dihasilkan misalkannya pembagian departeman barang untuk mengurusi produksi produk berupa barang dan departemen jasa untuk menangani produk yang berupa jasa.
c.       Departementalisasi berdasarkan proses.
Maksudnya pembagian departemen berdasrkan proses pengkerjaannya, misalnya pada perusahaan meubel dibagi atas divisi untuk pengolahan kayu mentah, divisi pembuatan kursi atau meubel kemudian divisi pengecatan.

d.      Departementalisasi berdasarkan geografis
Maksudnya pembagian departeman berdasarkan lokasi penjualan produk misalnya departemen yang mengawasi di jawa dan Bali, di Kalimantan maupun di Sumatara
e.       Departementalisasi berdasarkan fungsi
Maksudnya pembagian departemann berdasarkan aktifitas perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, misalnya departemen produksi, departemen penjualan, departemen pemasaran dan lain-lain

Setelah melakukan pembagian tugas, maka yang harus dilakukan adalah menetapkan hierarki pengambilan keputusan. Bagaimana dalam perusahaan perusahaan yang besar diperlukan cara penentuan pengambilaan keputusan karena tidak mungkin seorang presiden direktur melakukan pengambilan keputusan pada suatu masalah di cabang daerah.
Oleh sebab itu maka dibentuklah tingkatan-tingkatan pada organisasi yang mana di tiap tingkatan tersebut terdapat seorang manajer yang dapat memberikan keputusan dan dapat bertanggung jawab kepada pemimpin di atasnya. Sehingga para menajer tersebut memiliki kewenagan untuk melakukan tugas atau misi yang direncanakan oleh organisasi atau perusahaan namun manajer tersebut juga boleh melakukan inovasi-inovasi agar divisi dipimpinnya dapat berkembang dengan syarat harus sesuia dengan misi perusahaan, misalnya BNI 46 mempunyai bebarapa manajer yang mengawasi divisinya.
Ada yang mengurusi cabang provinsi maupun cabang-cabang pada kota maupun kabupaten setiap manajer di kota tersebut memiliki kekuasaan untuk memutuskan apabila ada masalah dalam cabang tersebut namun apabila masalah tersebut terlalu besar (berdasarkan survey yang saya lakukan waktu semester lalu) dapat dilaporkan ke pusat misalnya adalah peminjaman uang yang terlalu besar. Maka manajer cabang akan menghubungi kantor cabang provinsi atau pusat terlebih dahulu.
Selain itu untuk melakukan pengorganisasian yang baik diperlukan komunikasi yang baik antar kantor cabang di adakan rapat antar kantor cabang yang membicarakan masalah-masalah yang ada pada tiap divisi maupun pada kantor cabang selain itu pada rapat ini sebagai tempat untuk memberiakan pengarahan ataupun misi kepada para manajer pimpinan cabang maupun divisi untuk dapat mengembangkan divisi atau cabangnya.

MODEL-MODEL DESAIN ORGANISASI
1.      Desain Organisasi Mekanistik
a.       Proses kepemimpinan tidak mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan.
b.      Proses motivasi hanya menyadap motif fisik, rasa, aman, dan ekonomik melalui perasaan takut dan sanksi.
c.       Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir ke bawah dan cenderung terganggu tidak akurat.
d.      Proses interaksi bersifat tertutup dan terbatas, hanya sedikit pengaruh bawahan atas tujuan dan metode departemental.
e.       Proses pengambilan keputusan hanya di tingkat atas, keputusan Relatif.
f.       Proses penyusun tujuan dilakukan di tingat puncak original, tanpa mendorong adanya partisipasi kelompok.
g.      Proses kendali dipusatkan dan menekankan upaya memperhalus kesalahan.
2.      Desain Orgranisasi Orgranik.
a.       Proses kepemimpinan mencakup persepsi tentang keyakinan dan kepercayaan antara atasan dan bawahan dalam segala persoalan.
b.      Proses motivasi berusaha menimbulkan motivasi melalui metode Partisipasi.
c.       Proses komunikasi berlangsung sedemikian rupa sehingga informasi mengalir secara bebas keseluruh orgranisasi yaitu ke atas ke bawah dan kesamping.
d.      Proses interaksi bersifat terbuka dan ekstensif, bai atasan ataupun bawahan dapat mempengaruhi tujuan dan metode partemental.
e.       Proses pengambilan keputusan dilaksanakan di semua tingkatan melalui proses kelompok.
f.       Proses penyusunan tujuan mendorong timbulnya partisipasi kelompok untuk menetapkan sasaran yang tinggi dan realistis.
g.      Proses kendali menyeber ke seluruh orgranisasi dan menekan pemecahan masalah dan pengendalian diri.
Desain organisasi yang efektif tidak dapat berpedoman pada teori sebagai satu cara terbaik melainkan manajer harus menerima sudut pandang bahwa desain mekanistik atau desain organik lebih efektif bagi organisasi atau sub-sub untit di dalamnya.
Desain struktur sub unit didesain sesuai dengan kontinummekanistik organik dengan cara yang konsisten dengan keadaan kondisi lingkungan, khususnya laju perubahan yang lebih lambat, ketidak pastian yg lebih besar & rentang waktu balikan yang lebih singkat sesuai demgam desain mekanistik.
Desain teknik integratif tekhnik yang cocok, apakah peraturan, perencanaan atau penyesuaian bersama, bergantung pada tingkat diferensiasi sub unit. Semakin besar diferensiasinya semakin besar perlunya peraturan dan perencanaan.

IMPLIKASI MANAJERIAL DESAIN DAN STRUKTUR ORGANISASI
Dapat menghasilkan struktur atau susunan yang berkualitas didalam suatu organisasi, karena ada teori yang mengatakan posisi adalah kualitas maka setiap orang yang menempati posisi yang ia kuasai dalam suatu organisasi akan menghasilkan kontribusi besar dalam suatu organisasi tersebut. itulah alasan mengapa diperlukan implikasi manajerial desain dan struktur organisasi.
Implikasi manajerian desain dan struktur organisasi adalah bagaimana cara kita untuk mengatur atau memanage suatu desain dan struktur pada suatu organisasi jika kita mengatur atau memanagenya dengan baik dan ditentukan secara teliti maka akibat atau hasil yang kita dapatkan akan baik juga akan tetapi jika kita mengatur atau memanagenya secara asal asalan maka akibat atau hasil yang kita dapat akan buruk juga.
Sumber :