Wednesday, November 25, 2015

PEDAHULUAN ORGANISASI

1.      Pengertian Organisasi
Pengertian organisasi yang umum kita dengar adalah sekumpulan orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama (J.R. Schermehorn). Pengertian organisasi berbeda dengan pengertian kelompok, akan tetapi apabila bila dilihat dari alasan atau sebab sebab orang berkelompok, maka apabila memiliki tujuan bersama maka kelompok tersebut akan bekerja sama untuk tujuan tersebut.
Cyril Soffer juga mengemukakan pendapat yaitu organisasi adalah persekutuan atau perkumpulan orang-orang yang masing-masing diberi peranan tertentu dalam suatu sistem kerja dan pembagian kerja dimana pekerjaan dipilah-pilah menjadi tugas dan dibagikan kepada para pelaksana tugas/pemegang jabatan untuk mendapatkan satu kesatuan hasil.
Organisasi berfungsi sebagai prasarana atau alat untuk mencapai tujuan. Istilah Organisasi dapat diartikan sebagai:
            Wadah             : Sekelompok manusia untuk saling bekerja sama (statis)
Proses              : Pengelompokan manusia dalam kerjasama yang efesien (besifat Dinamis) inilah yang menyebabkan mengapa organisasi selalu bergerak, senantiasa hidup, berkembang dan berubah-ubah.
Metode            : Tata kerja / cara bagaimana sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat digunakan sehingga proses kegiatan manajemen bias dilaksanakan sesuai dengan tujuan. Metode ini diperlukan agar dalam pemanfaatan sumber yang diperlukan bagi terlaksananya kegiatan manajemen tidak terjadi kemacetan dan pemborosan.
Mengikuti atau menjadi bagian dari sebuah organisasi mempunyai dampak sangat besar untuk kehidupan, karena dalam sebuah organisasi bisa di ibaratkan sebagai masyarakat dalam lingkup kecil. Selalu ada masalah yang perlu dipecahkan bersama, sikap saling menjaga dan bertanggungjawab terhadap keutuhan anggota atau pun mempertahankan sebuah kelompok, memberikan gambaran sebuah perjuangan panjang, dan ini akan sangat membantu ketika dalam penyelesaian masalah atau memberikan masukan kepada masyarakat dalam lingkup luas.


2.      Manajemen dan Organisasi
Sebuah rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan factor-faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen yaitu mencapai tujuan apa yang telah ditetapkan.
Dari pengertian diatas manajemen & organisasi mengandung maksud :
·         Kunci dan syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya
·         Mutlak dalam kegiatan manajemen
·         Memanfaatkan segala sumber dan waktu
·         Berguna untuk peningkatan efesiensi kerja untuk mencapai tujuan
Manajemen adalah suatu proses dari kegiatan seorang manajer bagaimana mengambil keputusan yang terbaik melalui kerjasama dengan orang lain tanpa mengabaikan sumber-sumber yang tersedia untuk mencapai tujuan. Kegiatan Manajemen :
·         Planning (Perencanaan) :
Berpikir, menduga, menentukan prioritas, kegiatan bersifat non fisik diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi.
·         Organizing (Pengorganisasian) :
Proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit kerja dan fungsinya, penempatan orang yang tepat agar pelaksanaa pembagian kerja sesuai dengan perencanaan, dalam penempatan orang atau staf diharapkan objektif.
·         Organizing (Pengorganisasian) :
Proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit kerja dan fungsinya, penempatan orang yang tepat agar pelaksanaan pembagian kerja sesuai dengan perencanaan, dalam penempatan orang atau staf diharapkan objektif.
·         Motivating (Motivasi) :
Membina, mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai, memberikan rangsangan baik bersifat rohaniah atau jasmaniah. Rohaniah: kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karir, pemberian cuti, penambahan pengalaman, penyelenggaraan human relation dengan tepat. Jasmaniah: system upah gaji yang menggairahkan, pemberian tunjangan, distribusi sandang pangan, penyedia fasilitas rumah, kendaraan dan jaminan pemeliharaan kesehatan.
·         Controlling (Pengendalian) :
Mengadakan pengawasan, penyempurnaan, evaluasi agar tujuan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan, mengetahui sampai sejauh mana pekerjaan dijalankan, seberapa besar sumber dimanfaatkan setelah diketahui kemudian dapat dikoreksi, apa yang harus dilakukan selanjutnya.
3.      Manajemen dan Tata kerja
Manajemen dan Tata Kerja merupakan faktor utama dalam tercapai nya target, seperti manajemen yang teroganisir dan tata kerja yang terencana dengan baik akan mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai target yang ditetapkan.

4.      Manajemen, Organisasi, dan Tata Kerja
Hal ini tentang bagaimana caranya seorang manager memanajemen bawahannya melalui beberapa proses perancaan, seperti yang dikatakan Mary Parker Follet manajer harus mempersiapkan proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya. Lalu sekarang pembagian tugas yang diberikan ke organisasi, untuk mendapatkan  hasil yang baik dengan cara bekerja sama, dan perencanaan tata kerja harus mencapai tingkat efesien dan maksimal.
Hubungan timbal balik anatara manajemen, organisasi dan tata kerja (metode).
Eratnya hubungan timbal balik antara manajemen, organisasi dan tata kerja dapat dilihat dari gambar diatas dimana untuk mencapai tujuan ketiganya tidak dapat dipisahkan.


1.      Organisasi Niaga
Organisasi niaga atau organisasi ekonomi bertujuan untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya, kegiatan yang dilakukan oleh organisasi ini adalah memproduksi dan mendistribusikan barang dan jasa.
Pelayanan yang diberikan adalah memberikan barang atau jasa guna mendapatkan pengganti/imbalan dalam bentuk uang. Karena itu organisasi niaga sering dinamakan profit organization.
Macam-macam organisasi niaga :
·         PT (Perseroan Terbatas)
Perseroan Terbatas dahulu disebutNaamloze Vennootschaap (NV), yaitu suatu persekutuan untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya.
·         Perseroan komanditer (CV)
Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.
·         Firma
Suatu persekutuan antara dua aorang atau lebih yang menjalankan badan usaha dengan nama bersama dengan tujuan untuk membagi hasil yang diperoleh dari persekutuan tersebut.
·         Koperasi
Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).
·         Joint Ventura
Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian
·         Trus
Adalah peleburan beberapa badan usaha menjadi sebuah perusahaan yang baru, sehingga diperoleh kekuasaan yang besar dan monopoli.
·         Holding company
Perusahaan induk atau Holding Company adalah perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, bertujuan untuk meningkatkan atau menciptakan nilai pasar perusahaan (market value creation).

2.      Organisasi Sosial
Organisasi social atau kemasyarakatan adalah organisasi seperti yang dimaksud oleh undang-undang nomor 8 tahun 1985 tentang organisasi kemasyarakatan. Menurut undang-undang ormas ini adalah organisasi yang dibentuk oleh anggota masyarakat WNI secara sukarela atas dasar kesamaan kegiatan, profesi, fungsi, agama, kepercayaan kepada Tuhan yang maha ESA untuk berperan serta dalam pembangunan dalam rangka pencapaian tujuan nasional dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jalur pembentukan organisasi kemasyarakatan :
·         Jalur keagamaan
·         Jalur profesi
·         Jalur kepemudaan
·         Jalur kemahasiswaan
·         Jalur kepartaian dan kekaryaan

3.      Organisasi Regional & Internasional
Organisasi regional, organisasi yang luas wilayahnya meliputi beberapa negara di suatu kawasan tertentu saja. Berikut ini merupakan contoh dari organisasi regional :
·         APEC : Asia Pasific Economic Cooperation ( organisasi kerja samaa negara-negara kawasan Asia Pasifik di bidang ekonomi ).
·         EEC : Europe Economic Community ( Masyarakat Ekonomi Eropa ) kawasan Eropa.
·         ASEAN : Association of South East Asian Nation.
·         EU = The European Union (27 negara anggota, 1 november 1993)
·         G8 = Group of Eight, kelompok negara termaju di dunia. Sebelumnya G6 pd thn 1975, kemudian dimasuki oleh Kanada 1976 (Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat, Kanada dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa.
Organisasi internasional, organisasi yang luas wilayahnya meliputi semua negara di dunia. Contoh organisasi Internasional adalah:
·         Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB (United Nations atau UN) adalah sebuah organisasi internasional yang anggotanya hampir seluruh negara di dunia. Lembaga ini dibentuk untuk memfasilitasi dalam hukum internasional, pengamanan internasional, lembaga ekonomi, dan perlindungan sosial.
·         NATO (North Atlantic Treaty Organisation), Pakta Pertahanan Atlantik Utara adalah sebuah organisasi internasional untukkeamanan bersama yang didirikan pada tahun 1949, sebagai bentuk dukungan terhadap Persetujuan Atlantik Utara yang ditanda tangani di Washington, DC pada 4 April 1949. Nama resminya yang lain adalah dalam bahasa perancis : l’Organisation du Traité de l’Atlantique Nord (OTAN).
Sumber: 







Analisis Kasus Konflik
Teori konflik
Adalah teori yang memandang bahwa perubahan sosial tidak terjadi melalui proses penyesuaian nilai-nilai yang membawa perubahan, tetapi terjadi akibat adanya konflik yang menghasilkan kompromi-kompromi yang berbeda dengan kondisi semula.
Teori konflik juga mengatakan bahwa konflik itu perlu agar terciptanya perubahan sosial. Ketika struktural fungsional mengatakan bahwa perubahan sosial dalam masyarakat itu selalu terjadi pada titik ekulibrium, teori konflik melihat perubahan sosial disebabkan karena adanya konflik-konflik kepentingan. Namun pada suatu titik tertentu, masyarakat mampu mencapai sebuah kesepakatan bersama. Di dalam konflik, selalu ada negosiasi-negosiasi yang dilakukan sehingga terciptalah suatu konsensus.
Menurut teori konflik, masyarakat disatukan dengan “paksaan”. Maksudnya, keteraturan yang terjadi di masyarakat sebenarnya karena adanya paksaan (koersi). Oleh karena itu, teori konflik lekat hubungannya dengan dominasi, koersi, dan power. Terdapat dua tokoh sosiologi modern yang berorientasi serta menjadi dasar pemikiran pada teori konflik, yaitu Lewis A. Coser dan Ralf Dahrendorf.
Teori Konflik Menurut Lewis A. Coser
Konflik dapat merupakan proses yang bersifat instrumental dalam pembentukan, penyatuan dan pemeliharaan struktur sosial. Konflik dapat menempatkan dan menjaga garis batas antara dua atau lebih kelompok. Konflik dengan kelompok lain dapat memperkuat kembali identitas kelompok dan melindunginya agar tidak lebur ke dalam dunia sosial sekelilingnya.
Teori Konflik Menurut Ralf Dahrendorf
Teori konflik Ralf Dahrendorf merupakan separuh penerimaan, separuh penolakan, serta modifikasi teori sosiologi Karl Marx. Karl Marx berpendapat bahwa pemilikan dan Kontrol sarana- sarana berada dalam satu individu- individu yang sama.
Menurut Dahrendorf tidak selalu pemilik sarana- sarana juga bertugas sebagai pengontrol apalagi pada abad kesembilan belas. Bentuk penolakan tersebut ia tunjukkan dengan memaparkan perubahan yang terjadi di masyarakat industri semenjak abad kesembilan belas.

Contoh Analisis Kasus Konflik Dan Solusinya
Konflik Indonesia dengan Malaysia, yang menurut saya tergolong konflik destrktif. Kita tahu bahwa Indonesia dan Malaysia adalah dua negara yang sesungguhnya satu rumpun yaitu rumpun melayu. Negara yang notabene bertetangga ini memang telah memiliki kedekatan atau kemiripan baik secara geografi maupun kebudayaan. Sejak dahulu, tepatna sejak pemerintahan Soekarno hubungan antar kedua negara ini memang sudah tidak harmonis. Inilah terkadang yang membuktikan persamaan tidak selalu membawa perdamaian. Apalagi ditambah banyak konflik yang terjadi sejak zaman orde lama di Indonesia dimana klaim-klaim yang ditujukan Malaysia terhadap Indonesia telah membuat tidak harmonisnya hubungan kedua negara ini menjadi-jadi. Berawal dari klaim yang ditujukan terhadap batas wilayah yang berupa klaim suatu pulau, sampai akhirnya saat ini yang terkenal yaitu Malaysia sering mengklaim kebudayaan Indonesia. Tentunya hal-hal tersebut yang menimbulkan berbagai macam opini rakyat Indonesia baik positif maupun negatif. Bahkan bentuk kekecewaan yang berupa jargon “Ganyang Malaysia” pun hingga kini masih hidup di kalangan rakyat Indonesia.
Hubungan indonesia dan malaysia dari dulu memang sudah tidak akur,terlebih jika berbicara tentang tapal batas kedua negara tersebut.bahkan ketika negara malaysia baru berdiri. Seperti yang kita ketahui bahwa negara malaysia menjadi sebuah negara karena di berikan oleh negara inggris, agar malaysia menjadi negara boneka dari inggris.inggris bermaksud untuk menggabungkan kalimantan sebelah utara bersama wilayah semenanjung Malaya dalam satu negara yaitu malaysia.
Hal itu tentu saja membuat presiden negara indonesia saat itu yaitu Soekarno sangat marah,Bukan karena kalimantan utara tidak masuk indonesia,akan tetapi hal itu merupakan ancaman kedaulatan bagi indonesia.dengan membuat negara boneka,inggris akan lebih leluasa untuk menguasaiindonesia.mula-mula dengan membuat negara boneka yaitu malaysia dan berusaha menggabungkan kalimantan utara,dan dimungkinkan inggris akan menguasai wilayah – wilayah lainnya di indonesia. Kekhawatiran presiden indonesia saat itu sangat beralasan.karena melihat pengalaman masa lalu,saat negara jepang di boncengi Belanda yang ingin menjajah indonesia kembali. Maka semanjak kejadian itu negara indonesia mengambil pengalaman agar tidak di kuasai lagi oleh negara lain,dan indonesia bisa menjadi negara yang merdeka dan berdaulat seutuhnya.

Sumber konflik
Klaim Tari Pendet Indonesia Oleh Malaysia
Pengakuan atas kekayaan seni dan budaya Indonesia sudah sering dilakukan Malaysia, bahkan mungkin sudah beberapa kali. Tidak ada rasa bersalah apalagi berdosa sedikit pun saat mengakui, bahkan mempatenkan kekayaan seni dan budaya milik Indonesia berbagai alasan klise sudah dikemukakan untuk mendapatkan justifikasi dari kejahatan plagiat yang dilakukan. Sebagai salah satu contoh budaya yang di klaim oleh Malaysia adalah Tari Pendet.

Proses Konflik
            karya seni disemua bidang kehidupan yang dihasilkan oleh orang Melayu, termasuk Indonesia, dianggap warisan budaya mereka.
Sebagai contoh adalah klaim atas tari Pendet dari Bali, yang muncul dalam Iklan Visit Malaysian Year yang ditayangkan di Discovery Channel. Bahkan, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata menghimbau agar rakyat Indonesia betul-betul marah atas klaim Malaysia terhadap Tari pendet. Masyarakat Bali juga tak rela kesenian tradisionalnya. Tari pendet, diklaim Malaysia. Mereka mendesak pemerintah bersikap tegas dan membawa persoalan ini ke mahkamah internasional.
Setelah menim bulkan kontrovensi, Discovery Channel menarik iklan Visit Malaysia Year, yang didalamnya terdapat sekuel Tari Pendet. Malaysia mengaku tidak mengklain Tari pendet sebagai bagian tari nasionalnya. Iklan yang mencuplik Tari pendet dibuat oleh swasta. Tapi toh, Tari Pendet sudah terlanjur ditayangkan. Dalam level hubungan antarbangsa, apalagi serumpun, tampaknya para pemegang kekuasaan di Malaysia sungguh tidak memahami perasaan terluka dan kemarahan Bangsa Indonesia. Berbagai analisis bisa dibuat untuk kasus Tari Pendet ini.

Solusinya adalah
            Jika melihat Pasal 33 Piagam PBB dan Pasal 13 Treaty Of Amity And Cooperation In Southeast Asia, 1976, maka Indonesia dan Malaysia diwajibkan menyelesaikan konflik dengan jalan damai, baik dengan negosiasi, penyelidikan, mediasi, konsiliasi, arbitrase dan penyelesaian sengketa secara hukum, penyelesaian konflik tanpa diskusi, seperti perang atau konfrontasi harus dihindari. Menurut Emanuel Decaux Pasal 33 Piagam PBB tersebut sebenarnya secara singkat menggariskan dua cara penyelesai sengketa secara hukum internasional, yaitu melalui jalur diplomasi dan jalur yuridis ( DECAUX 1997 ).
Dalam Kasus Tari Pendet, setelah diadakan pemeriksaan yang tepat sekaligus pembuktian awal keterlibatan Malaysia, selain melalui mekanisme diplomasi seperti negosiasi, penyelidikan, mediasi dan konsiliasi, maka Indonesia juga dapat menyelesaikannya melalui jalur yuridis seperti dibawah ini ;
Pertama
Berdasarkan Pasal 64 Agreement on Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs), Indonesia dapat menggugat Malaysia ke WTO dengan gugatan telah melanggar Pasal 14 TRIPs karena telah mempublikasikan video Tari Pendet tanpa izin para penari dan perusahaan rekaman (Bali Record).
Kedua
berdasarkan aturan PBB dan ASEAN tersebut di atas, selain menggunakan institusi regional ASEAN untuk menyelesaikan konflik, khususnya melalui ASEAN Tourism Forum.
Ketiga
Indonesia dapat mengadukan Malaysia ke UNWTO, Organisasi Pariwisata Dunia di bawah PBB, dengan dugaan telah melanggar Pasal 6 Global Code of Ethics for Tourism – UNWTO, karena Malaysia telah melakukan iklan tidak jujur (pseudo advertising) dengan menampilkan rekaman Tari Pendet yang dilakukan oleh para penari Indonesia dengan lokasi syuting di Indonesia.

Berbagai Sumber-Sumber Konflik Malaysia Dan Indonesia
1. Politik Konfrontasi Malaysia Era Soekarno
Konfrontasi ini merupakan sebuah perang mengenai masa depan Malaya, Brunei, Sabah dan Sarawak yang terjadi antara Federasi Malaysia dan Indonesia pada tahun 1962-1966.
Pada tahun 1961, Kalimantan dibagi menjadi empat administrasi. Di utara adalah Kerajaan Brunei dan dua koloni Inggris; Sarawak dan Borneo Utara, kemudian dinamakan Sabah. Sebagai bagian dari penarikannya dari koloninya di Asia Tenggara, Inggris mencoba menggabungkan koloninya di Kalimantan dengan Semenanjung Malaya, Federasi Malaya dengan membentuk Federasi Malaysia.
Rencana ini ditentang oleh Pemerintahan Indonesia; Presiden Soekarno berpendapat bahwa Malaysia hanya sebuah boneka Inggris, dan konsolidasi Malaysia hanya akan menambah kontrol Inggris di kawasan ini, sehingga mengancam kemerdekaan Indonesia.
Soekarno yang murka ingin melakukan balas dendam dengan melancarkan gerakan yang terkenal dengan nama Ganyang Malaysia. Pada 20 Januari 1963, Menteri Luar Negeri Indonesia Soebandrio mengumumkan bahwa Indonesia mengambil sikap bermusuhan terhadap Malaysia. Dan Pada tahun 1964 pasukan Indonesia mulai menyerang wilayah di Semenanjung Malaya.
Berdasarkan ilustrasi diatas dapat dipetik kesimpulan bahwa telah terjadi bibit-bibit permusuhan antara Malaysia dengan Indonesia.
2. Kasus Klaim Batik dan Iklan Kesenian & Budaya
Kasus klaim sepihak batik dan tari Pendet yang digunakan sebagai iklan Enigmatic Malaysia di Discovery Channel menimbulkan akumulasi ketidaksenangan rakyat Indonesia terhadap Malaysia. Sikap tidak senang Indonesia diwujudkan dalam bentuk nota protes resmi Kemenlu RI kepada Pemerintah Malaysia.
3. Kasus TKI di Malaysia
Seringkali kita mendengar dan membaca tentang nasib TKi di Malaysia yang disiksa dan dianiaya majikannya. Dan biasanya, ujung-ujungnya Pemerintah Malaysia akan lebih memihak warga negaranya sendiri (majikan) ketimbang memproses secara hukum. Dengan sering ter-eksposenya cerita-cerita sedih para TKI di Malaysia, membuat bibit-bibit permusuhan menjadi semakin besar dan luka lama semakin menganga.
4. Kasus Wilayah Perbatasan
Bangsa ini mungkin tidak akan pernah lupa, bagaimana Sipadan dan Ligitan telah direbut oleh Malaysia. Bagaimana kita menjadi tidak berdaya dan babak belur di Mahkamah Internasional. Tentu ini adalah pengalaman yang sangat menyesakkan dan menyakitkan bangsa Indonesia.
Menurut Suhana, Kepala Riset Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim, Malaysia ada di balik kasus perairan Bintan. Ia mengatakan bahwa :” Hal ini dimaksudkan apabila tidak ada tindakan protes dari aparat Indonesia, mereka dapat mengkalim bahwa perairan tersebut merupakan wilayah kedaulatannya”.
Dugaan tersebut dikuatkan dengan cepatnya Marine Police Malaysia mengadang kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan yang menangkap para nelayan yang sedang mencuri ikan tersebut. Yang akhirnya tiga aparat Pengawas Kelautan dan Perikanan Indonesia turut ditahan oleh Marine Police Malaysia.
Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan tersebut, perilaku tidak menyenangkan Malaysia yang dimulai dari kasus Sipadan dan Ligitan serta perairan Bintan semakin menumpuk perilaku menyakiti bangsa Indonesia.
Sumber:

    

Thursday, May 14, 2015

ILMU BUDAYA DASAR


MANUSIA DAN CINTA KASIH
Pengertian cinta kasih secara umum
Menurut kamus bahasa indonesia Menurut kamus bahasa Indonesia sendiri  cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya.
                Ya makna cinta kasih memang begitu luas cinta kasih adalah suatu ketertarikan dalam individu, Karena cinta dan kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka/sayang kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Dalam artian tersebut bukan memberikan belas kasihan melainkan memberikan kasih yang bersumber dari cinta yang mendalam dan itulah kasih. Cinta sendiri memegang peranan penting dalam kehidupan karena cinta merupakan pengikat yang kokoh antara manusia dan Tuhannya sehingga dengan manusia bisa menyembah Tuhan dengan penuh cinta kasih

Cinta kasih menurut keyakinan saya yaitu Khatolik
                Diantara kita semua pasti sering mendengar istilah ‘cinta kasih’. Sering sekali kalimat tersebut kita jumpai. Apalagi dalam setiap agama sering mengajarkan kepada kita tentang perlunya cinta kasih dalam kehidupan bersama dengan sesama kita manusia. Saya pribadi menjadi lebih mengerti apa itu cinta kasih karena ajaran agama saya yaitu Katolik. Dalam agama Katolik, Tuhan saya Yesus Kristus sangat menekankan ajaran cinta kasih. Adanya kepedulian, kerendahan hati merupakan contoh dalam suatu cinta kasih.
                Rasa cinta kasih bisa ditujukan kepada siapa saja yang menurut kita pantas untuk kita cintai dan juga kita kasihi. Misalnya, cinta kasih terhadap orang tua, saudara kandung, kakek, nenek, teman sekolah, tetangga, paman, bibi dan lain-lain. Banyak sekali yang dapat kita lakukan untuk menunjukkan rasa cinta kasih kita terhadap orang yang kita sayangi. Cinta kasih juga dapat diartikan menjadi sebuah budaya, Saya ambil sedikit ayat :
“Cinta adalah pencipta keindahan terhebat (Tim 2:9-10)”
                Sangat jelas maksud dari kutipan kalimat diatas dari 1 ayat tersebut dijelaskan kita sebagai manusia agar harusnya bisa menyampaikan dan memberikan cinta dan kasih kepada sesama, karena hati kita mempengaruhi segala sesuatu dalam hidup kita. Cinta kasih pada dasarnya adalah sebuah keindahan terhebat didalam hati. Sebuah cinta kasih ada keindahan terhebat yang di berikan Tuhan pada kita sebagai manusia

 Referensi            :
Alkitab “Cinta adalah pencipta keindahan terhebat” (Tim 2:9-10)              
elearning.gunadarma.ac.id         






MANUSIA DAN KEINDAHAN
                Ya, dalam pengertian umum manusia dan keindahan tidak dapat dipisahkan dengan kehidupan manusia. Dimanapun, kapanpun dan siapapun dapat menikmati keindahan, Keindahan berasal dari kata dasar indah yang berarti sangat bagus, elok, menyenangkan jika dipandang. Ada pula yang berpendapat bahwa keindahan adalah suatu kumpulan hubungan-hubungan yang selaras dalam suatu benda dan diantara benda itu dengan si pengamat.
Keindahan itu pada dasarnya adalah alamiah. Alam yang telah diciptakan oleh Tuhan. Itu berarti bahwa keindahan adalah ciptaan Tuhan. Alamiah artinya wajar, tidak berlebihan, tidak pula kurang. Bila ada seorang anak yang menangis kencang sekali berarti itu adalah sesuatu yang tidak indah.
Pengungkapan keindahan dalam karya seni didasari oleh motivasi tertentu dan dengan tujuan tertentu pula.
Dalam kajian agama, terutama dalam keyakian agama Khatolik sudah dibahas didalam alkitab. Alkitab penuh akan firman firman Tuhan yang indah yang tentu sangat indah dari segi makna, dan dapat mewarnai kehidupan manusia.
Ya manusia merupakan Ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang diciptakan dan dibekali dengan akal budi dan pikiran untuk menghasilkan karya karya yang indah untuk Bumi. Manusia sendiri memiliki “gambar” atau “rupa” Allah, dalam pengertian disini berarti kita dibuat menyerupai Tuhan dalam arti Tuhan memiliki darah dan daging. “Adam” sendiri tidak menyerupai Tuhan dalam arti Tuhan memiliki darah dan daging. Alkitab berkata bahwa “Allah itu Roh” (Yohanes 4:24) dan karena itu memiliki keberadaan tanpa tubuh. Namun tubuh Adam mencerminkan hidup Tuhan karena diciptakan dengan kesehatan yang sempurna dan tidak tunduk pada kematian.
                Gambar Allah menunjuk pada bagian non-material dari manusia. Hal ini membedakan manusia dari binatang dan memampukan manusia menjalankan “kekuasaan” sebagaimana direncanakan Allah (Kejadian 1:28), dan memampukan manusia berkomunikasi dengan PenciptaNya. Keserupaan ini adalah dalam hal mental, moral dan social,
Dari  ayat ayat tersebut dapat saya jabarkan secara umum proses penciptaan manusia oleh tuhan berarti mengandung makna indah. Mengapa indah? Karena proses penciptaan tuhan begitu indah sekali, Kita dibuatnya dengan sungguh sungguh agar apa yang diciptakan Tuhan semua tidak sia sia

Referensi            :
Alkitab “Allah itu Roh” (Yohanes 4:24), “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja” (Kejadian 2:18)
Elearning.gunadarma.ac.id






MANUSIA DAN PENDERITAAN
                Manusia hidup tidak lepas dalam penderitaan, Semua orang pasti akan mengalami suatu penderitaan. Hal tersebut sudah menjadi resiko bagi setiap manusia. Setiap tindakan yang dilakukan oleh manusia, pasti akan menghasilkan resiko. Resiko tersebut mempunyai bentuk yang berbeda-beda salah satunya yakni penderitaan. Tuhan selalu memberikan kebahagiaan kepada umat-Nya. Tapi terlepas dari semua itu, Tuhan juga memberikan cobaan bagi umat-Nya, bisa juga dalam bentuk penderitaan atau kesedihan untuk sesuatu yang bermakna yaitu untuk menyadarkan manusia atas perbuatan apa yang salah yang telah dilakukan olehnya. Dalam alkitab banyak sekali firman firman yang disampaikan Allah, saya ambil salah satu kutipan yaitu :
“Bersabar dalam penderitaan” Yakobus 5:7-11
 Saya jelaskan maksud dari ayat tersebut adalah kita sebagai manusia pastinya akan selalu terkena penderitaan,  Tuhan memberikan penderitaan kepada kita pasti ada sebabnya karena tuhan tidak akan memberikan penderitaan yang berat yang tidak bisa di topang oleh umatNya, tuhan mempunyai rencana yang baik bagi umatnya yang menderita dan selalu ingat akan tuhan karena iya sadar akan beban yang diberikanNya.
Disisi lain manusia harus bekerja keras untuk dapat melangsungkan kehidupannya, dengan melangsungkan hidupnya kita dituntut untuk selalu berdoa dalam tuhan agar rezeki yang diterima begitu sangat berguna, Namun banyak manusia lalai dan akibatnya manusia itu sendiri akan menderita maka dari itu dan sebab itu pula manusia harus selalu ingat akan tuhan akan kesalahan kesalahan yang di buatnya. Jenis jenis penderitaan yang mungkin Tuhan berikan :
Penderitaan Fisik
Penderitaan Psikis
Penderitaan Rohani
Siksaan batin
Sikaan jiwa dan rohani

Referensi            :
Alkitab “Bersabar dalam penderitaan” Yakobus 5:7-11
elearning.gunadarma.ac.id
Ebook online : Manusia dan Penderitaan







MANUSIA DAN KEADILAN
                Menurut Aristoteles Keadilan adalah kelayakan dalam tindakan manusia, Kelayakan diartikan sebagai titik tengah diantara ke dua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit
Sedikit saya jelaskan Keadilan sendiri buat individu adalah pengakuan dan perlakuan yang mempunyai bobot yang seimbang antara hak-hak dan kewajiban dari setiap individu, Keadilan itu sendiri terletak pada keharmonisan menuntut hak dan menjalankan kewajiban. Atau dengan kata lain, keadilan adalah keadaan bila setiap orang memperoleh apa yang menjadi hak nya dan setiap orang memperoleh bagian yang sama dari kekayaan bersama. Jadi menurut saya disisi lain keadilan sendiri terjadi pada saat setiap orang yang merasakan kejujuran. Jujur itu sendiri adalah memiliki arti bahwa apa yang dikatakan oleh seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Dengan begitu rasa kejujuran dalam hati juga akan mempengeruhi rasa saling memiliki keadilan terhadap sesame, Karena itu jujur berarti juga menepati janji atau kesanggupan yang telah diktakan melalui kata-kata ataupun yang masih terkandung dalam hati nuraninya yang berupa kehendak, harapan dan niat. Pada hakekatnya jujur dilandasi oleh sikap dan kesadaran yang berdasarkan oleh pengakuan kebenaran sehingga setiap manusia mempunyai rasa hati yang luas mengenai keadilan itu sendiri ..

Referensi            :
Sosiologi kelas XII hal 27 ,tentang rasa berkeadilan
Elearning.gunadarma.ac.id


    

Friday, November 21, 2014

Pemuda dan Sosialisasi



Tugas Ilmu Sosial Dasar pada kali ini, Artikel yang berceritakan tentang Pemuda dan Bersosialisai.

                 
          
Apakah yang dimaksud dengan Pemuda? Pemuda adalah sekelompok manusia yang berumur muda yang memerlukan pendidikan karakter untuk mengetahui jati diri mereka yang sebenarnya. Pada dasarnya kebanyakan pemuda masih labil/bimbang dari apa yang mereka kerjakan sehari hari entah berada di rumah, kampus, ataupun diluar kampus, Kondisi yang masih labil membuat pemuda sering hanyut dengan berbagai pergaulan untuk itu berhati-hatilah memilih teman bergaul. Diperlukan pertahanan yang kuat agar tidak terjerumus kedalam kegelapan akibat pergaulan bebas yang sangat membahayakan generasi muda. Dengan keadaan seperti ini maka pantaslah pemuda diberi bimbingan dan arahan didalam pendidikan

Dalam kehidupan seorang pemuda dituntut dapat bersosialisasi dengan masyarakat lainnya. Proses sosialisasi pemuda didefinisikan proses yang membantu individu melalui belajar dan penyesuaian diri. Proses sosialisasi sebenarnya berawal dari dalam keluarga. Melalui proses sosialisasi, individu (pemuda) akan terwarna cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya dengan proses sosialisasi, individu menjadi tahu bagaimana ia mesti bertingkah laku ditengah-tengah masyarakat dan lingkungan budayanya.Sesuai dengan pepatah lama semakin banyak dilihat semakin banyak dirasa. Jadi pengalaman adalah hal yang dibutuhkan seorang pemuda bisa bertindak dan mengasah pola pikirnya untuk perubahan yang akan datang dan Peran pemuda sangat dibutuhkan dalam pembangunan. Seorang pemuda dituntut dapat merubah keadaan kearah yang lebih baik bukannya memperburuk keadaan atau merusak tatanan yang telah ada. Calon-calon pemimpin yang akan datang, tokoh masyarakat atau bahkan menjadi panutan untuk orang lain. Dari berbagai jenis pemuda/orang muda kebanyakan berada diantara
usia antara 18 – 25 tahun yang berada di perguruan tinggi dan akademi, Pemuda di luar lingkungan sekolah maupun perguruan tinggi yaitu mereka yang berusia 15 – 30 tahun keatas adalah mereka yang dimaksud dengan pemuda. Dikehidupan dalam masyarakat kedudukan pemuda adalah sebagai mahluk yang mempunyai moral atau mahluk sosial karena pada dasarnya manusia tidak bisa hidup sendiri sendiri dan membutuhkan peran orang lain. Didalam ber-etika dan ber-susila pemuda dapat dijadikan barometer dan tolak ukur dalam kehidupan berbangsa dan peran dari pemuda-pemuda sangatlah dibutuhkan terlebih lebih didalam aspek bersosialisai, banyak sekali pemuda yang menyuarakan pendapatnya demi kebaikan bersama. Dalam berkehidupan individu biasanya pemuda mempunyai ego yang sangat tinggi walapun demikian tak pantaslah pemuda mempunyai sifat seperti itu karena pada dasarnya sebagai mahluk individual tidak serta merta melakukan kehedak bebas/kebebasan sesuai dengan keinginannya, tetapi perlu disertai ras dan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, Masyarakat sekitar dan terhadap Tuhan Yang Mahaesa.

       
        Lalu apakah hubungannya dengan Sosialisai? Tentu banyak sekali hubungannya. Kita sebagai pemuda dituntut untuk aktif dalam segala hal sebelumnya Pengertian dari Sosialisasi itu sendiri adalah suatu proses pembelajaran yang bersifat umum yang artinya merubah sifat pemikiran manusia itu selaras dengan masyarakat dan lingkungan disekitarnya. Dengan proses tersebut para pemuda dapat berfikir dalam penuh warna. Kita sebagai pemuda banyak sekali cara untuk menyampaikan hal hal yang baru yang mempunyai makna positif terhadap individu sekitar dan lingkungan dengan menggunakan media sosialisai yaitu dengan berkompromi dengan Orang Tua, Teman, Guru dan lain-lain. Arti dari berkompromi tersebut adalah setiap pemuda harus diberi ilmu keterampilan diajarkan cara Bertingkah laku secara selaras dengan norma atau tata nilai dan kepercayaannya. Dari semua hal hal yang disampaikan diatas penunjang yang paling utama adalah pendidikan karena pendidikan itu adalah dasar dasar segala ilmu. Pendidikan itu  adalah usaha sadar  dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki ilmu di bidang keinginannya masing-masing agar bermanfaat bagi agama, keluarga, masyarakat, dan bangsa. Pendidikan terbagi menjadi 3 bagian yang diantaranya :

  Pendidikan formal yaitu TK, SD, SLTP, SMA, SMK.

  Pendidikan non formal yaitu kursus menjahit, memasak, dll

  Pendidikan informal yaitu pendidikan berdasarkan pengalaman

Dari dasar media inilah hal yang paling utama membentuk suatu pemuda yang bisa bersosialisai dengan baik.


Lalu apa tanggapan kita sebagai mahasiswa? Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah dan merupakan beban modal bagi para pemuda. Tetapi di lain pihak pemuda juga menghadapi pesoalan seperti kenakalan remaja, ketidakpatuhan kepada orang tua, frustasi, kecanduan narkotika, masa depan suram. Semuanya itu akibat adanya jurang antara keinginan dalam harapan dengan kenyataan yang mereka hadapi.
Kaum muda dalam setiap masyarakat dianggap sedang mengalami apa yang dinamakan ”moratorium”. Moratorium adalah masa persiapan yang diadakan masyarakat untuk memungkinkan pemuda-pemuda dalam waktu tertentu mengalami perubahan. Menurut pola dasar pembinaan dan pengembangan generasi muda bahwa generasi muda dapat dilihat dari berbagai aspek sosial, yakni:
1. Sosial psikologi
2. sosial budaya
3. sosial ekonomi


Dibalik aspek aspek tersebut muncul lah PERMASALAHAN PADA GENERASI MUDA
Masalah-masalah yang menyangkut generasi muda dewasa ini adalah:
a. Dirasakan menurunnya jiwa nasionalisme, idealisme dan patriotisme di kalangan generasi muda
b. Kekurangpastian yang dialami oleh generasi muda terhadap masa depannya
c. Belum seimbangnya jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia
d. Kurangnya lapangan dan kesempatan kerja.
e. Kurangnya gizi yang dapat menghambat pertumbuhan badan dan perkembangan kecerdasan
f. Masih banyaknya perkawinan-perkawinan di bawah umur
g. Adanya generasi muda yang menderita fisik dan mental
h. Pergaulan bebas
i. Meningkatnya kenakalan remaja, penyalahagunaan narkotika
j. Belum adanya peraturan perundang-undangan yang mengangkut generasi muda


Kesimpulan yang didapat adalah Pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan Negara bangsa dan agama. Selain itu pemuda/mahasiswa mempunyai peran sebagai pendekar intelektual dan sebagai pendekar social yaitu bahwa para pemuda selain mempunyai ide-ide atau gagasan yang perlu dikembangkan selain itu juga berperan sebagai perubah Negara dan bangsa ini. Oleh siapa lagi kalau bukan oleh generasi selanjutnya maka dari itu para pemuda harus memnpunyai ilmu yang tinggi dengan cara sekolah atau dengan yang lainnya, dengan begitu bangsa ini akan maju aman dan sentosa


Referensi :

http://pandukawula.blogspot.com/2011/10/pemuda-dan-sosialisasi.html

http://oman19.blogspot.com/2010/10/perguruan-dan-pendidikan.html

http://etrisetiowati.blogspot.com/2011/10/perguruan-dan-pendidikan.html